LHOKSEUMAWE – Demam Piala Dunia 2026 tengah melanda Universitas Malikussaleh (Unimal).
Pertandingan semifinal yang berlangsung sengit, khususnya laga klasik antara Argentina melawan Inggris, menjadi topik hangat yang mendominasi diskusi di kalangan mahasiswa pencinta sepak bola.
​Pertandingan tersebut menyuguhkan drama yang luar biasa. Inggris sempat memimpin lebih dulu dengan skor 1-0 sejak babak pertama.
Namun, Argentina menunjukkan kelasnya di babak kedua dengan membalikkan keadaan menjadi 2-1 sekaligus mengamankan tiket ke babak final.
​Rafli, salah satu mahasiswa Unimal sekaligus pendukung setia, mengaku sangat terpukau dengan jalannya pertandingan yang dinamis tersebut.
​"Awalnya sempat sedih karena tim kesayangan saya tertinggal di babak pertama.
Tapi Argentina membuktikan mental juara mereka dengan membalikkan kedudukan. Saya sangat senang mereka berhasil lolos ke final," ujarnya penuh antusias.
​Antusiasme ini membuktikan bahwa Piala Dunia 2026 bukan sekadar tontonan olahraga biasa, melainkan telah menjadi ruang interaksi positif yang mempererat kebersamaan dan diskusi di kalangan mahasiswa Unimal.