Lhokseumawe, 1 Juli 2026 – Playlist musik kini tidak lagi sekadar menjadi kumpulan lagu favorit bagi Generasi Z (Gen Z). Seiring berkembangnya platform musik digital seperti Spotify, playlist menjadi sarana untuk mengekspresikan suasana hati, kepribadian, hingga gaya hidup.
Banyak anak muda membuat playlist dengan tema tertentu, seperti untuk belajar, berolahraga, atau bepergian.
Playlist tersebut juga sering dibagikan melalui media sosial sebagai bentuk ekspresi diri sekaligus menunjukkan selera musik dan karakter pemiliknya.
Sindi, mahasiswi Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Malikussaleh, mengatakan bahwa playlist yang dibuatnya mencerminkan aktivitas, suasana hati, dan cara dirinya mengekspresikan perasaan melalui musik.
"Kalau lagi belajar, saya pilih lagu pop yang tenang. Sedangkan saat bepergian, playlist saya lebih banyak berisi lagu-lagu yang soft. Dari musik, saya merasa bisa mewakili perasaan yang kadang sulit diungkapkan lewat kata-kata. Playlist yang saya buat juga menggambarkan diri saya karena setiap lagu yang saya pilih sesuai dengan suasana hati dan hal-hal yang saya sukai," ujarnya.
Fenomena ini menunjukkan bahwa bagi Generasi Z, playlist tidak lagi hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari cara mereka membangun identitas diri, mengekspresikan perasaan, dan berinteraksi di era digital.