Lhokseumawe, 22 Juni 2026 – Lagu 33x milik Perunggu kembali ramai dibicarakan di kalangan mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal). Lagu yang dirilis pada 2022 itu belakangan sering dibawakan dalam berbagai acara mahasiswa di Universitas Malikussaleh (Unimal).
Di kalangan mahasiswa, lagu tersebut dianggap memiliki kedekatan emosional dengan tema kehidupan sehari-hari, seperti kelelahan, tekanan akademik, hingga pencarian makna dan ketenangan diri. Hal inilah yang membuat "33x" kerap dipilih sebagai lagu penutup dalam beberapa penampilan musik di acara kampus maupun nongkrong komunitas.
Fenomena ini juga terlihat dari meningkatnya penampilan band lokal kampus, salah satunya Loffman, yang kerap membawakan lagu-lagu Perunggu untuk mencairkan suasana saat tampil di acara kegiatan mahasiswa.
"Kalau dibawain sama band kampus atau band lokal, vibes-nya jadi beda. Lebih kena karena memang kita juga lagi ngalamin hal yang sama," ujar salah satu mahasiswa Unimal, Rafi.
Meski begitu, hingga kini belum ada penjelasan resmi dari Perunggu mengenai makna spesifik di balik judul "33x", yang turut memunculkan berbagai interpretasi di kalangan pendengar, termasuk kaitannya dengan simbol religius maupun refleksi personal.