Lhokseumawe, 11 Juli 2026 – Tren No Buy Challenge mulai diminati mahasiswa sebagai cara menghemat pengeluaran di tengah meningkatnya kebutuhan perkuliahan. Gaya hidup ini mendorong seseorang menunda pembelian barang di luar kebutuhan pokok.
Damaika, mahasiswa Teknik Sipil angkatan 2023 Universitas Malikussaleh, mengatakan pengeluarannya meningkat menjelang akhir semester karena kebutuhan tugas dan biaya kuliah.
"Semakin mendekati akhir semester, pengeluaran juga semakin banyak. Jadi sekarang harus benar-benar memilah mana kebutuhan yang penting dan mana yang bisa ditunda," ujarnya.
Untuk menghemat pengeluaran, Damaika memilih memasak sendiri.
"Saya biasanya memasak orek kering sambal tempe dalam jumlah banyak karena bisa tahan sampai seminggu. Kalau terus beli makan di luar, pengeluaran bisa mencapai sekitar Rp40 ribu per hari," katanya.
Menurutnya, kebiasaan membatasi pembelian yang tidak mendesak membuat pengeluaran lebih terkontrol sehingga kebutuhan kuliah tetap dapat terpenuhi.