Lhokseumawe, 28 Juni 2026 – Kawasan Pajak Lhokseumawe di Jalan Gudang, Kota Lhokseumawe, menjadi salah satu tempat yang sering dikunjungi mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) untuk mencari pakaian thrift. Harga yang relatif terjangkau serta beragam pilihan model membuat tren thrifting semakin diminati mahasiswa dalam beberapa waktu terakhir.
Mahasiswa umumnya mencari pakaian thrift di toko pakaian bekas maupun melalui platform penjualan daring. Berbagai jenis pakaian seperti kemeja, kaos, jaket, hingga celana banyak dicari karena memiliki model yang menarik dengan harga yang lebih murah dibandingkan produk baru.
Salah seorang mahasiswa Unimal, Nadia, mengatakan bahwa thrifting menjadi alternatif untuk tetap mengikuti tren berpakaian dengan biaya lebih hemat.
"Kalau beli pakaian baru terkadang harganya cukup mahal untuk mahasiswa. Di tempat thrifting masih bisa dapat pakaian yang bagus dan modelnya juga menarik dengan harga yang lebih terjangkau," ujarnya.
Selain faktor harga, sebagian mahasiswa juga menilai thrifting memberikan pengalaman tersendiri karena dapat menemukan pakaian dengan model berbeda dan tidak banyak digunakan orang lain. Hal tersebut membuat thrifting tidak hanya menjadi cara berbelanja hemat, tetapi juga mulai menjadi bagian dari gaya hidup mahasiswa.