Lhokseumawe, 28 Juni 2026 – Tumpukan sampah rumah tangga terlihat menumpuk di pinggir jalan Gampong Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Sampah diduga berasal dari limbah rumah tangga yang terdiri dari plastik, botol bekas, dan kemasan makanan yang dibuang di bahu jalan hingga menumpuk dan menarik perhatian masyarakat yang melintas.
Dari pantauan di lokasi, sampah terlihat dibuang di satu titik hingga membentuk tumpukan yang cukup besar. Sebagian kantong sampah sudah robek sehingga isinya berserakan di sekitar bahu jalan. Kondisi tersebut membuat lingkungan di sekitar lokasi tampak kurang terawat.
Tumpukan sampah yang berada di ruang terbuka berpotensi menimbulkan berbagai dampak terhadap lingkungan. Sampah yang tidak segera ditangani juga dapat menjadi tempat berkembang biaknya lalat dan serangga. Saat hujan, sampah berpotensi terbawa aliran air dan mengganggu saluran drainase.
Salah seorang warga Gampong Blang Pulo, Riski, mengatakan tumpukan sampah tersebut mengganggu kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya perlu terus ditingkatkan agar kondisi serupa tidak terus terjadi.
"Kebersihan lingkungan itu kan tanggung jawab kita bersama ya. Saya sih berharap masyarakat bisa lebih disiplin dalam membuang sampah agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman biar mata kita pun enak mandangnya," ungkap Riski.
Upaya menjaga kebersihan lingkungan memerlukan pengelolaan sampah yang baik, mulai dari penyediaan fasilitas pembuangan hingga pengangkutan sampah secara berkala. Di sisi lain, penggunaan tempat pembuangan sampah sesuai peruntukannya juga menjadi bagian penting dalam mengurangi munculnya titik-titik penumpukan sampah.
Tumpukan sampah yang masih terlihat di lokasi menunjukkan perlunya pengelolaan sampah yang berkelanjutan agar kebersihan lingkungan tetap terjaga. Dengan pengelolaan yang baik, kondisi lingkungan yang bersih dan nyaman diharapkan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.