đź”´ BERITA TERKINI
Berita penting hari ini | Terus update dengan kami | Dapatkan informasi terbaru setiap saat
Cuan

Berawal dari Waktu Luang, Mahasiswi Ini Sukses Kembangkan Usaha Thrift yang Digemari Anak Muda

Nabila Tri Hafsari
Penulis
Nurnabila Sihotang
Editor
18 Jun 2026
12:34 WIB
72
Views
Berawal dari Waktu Luang, Mahasiswi Ini Sukses Kembangkan Usaha Thrift yang Digemari Anak Muda
Lhokseumawe, 18 Juni 2026 –Seorang mahasiswi Unimal bernama Alfia Dwi Fajrianti berhasil mengembangkan usaha thrift bernama Cute Girl yang kini digemari banyak anak muda. Usaha penjualan pakaian bekas berkualitas itu bermula dari keinginannya memanfaatkan waktu luang di tengah aktivitas perkuliahan agar lebih produktif dan menghasilkan pendapatan tambahan.

Usaha tersebut mulai dirintis Alfia pada awal 2025 dengan modal awal sekitar Rp600 ribu hingga Rp700 ribu, saat ia melihat tren penggunaan pakaian thrift semakin populer di kalangan generasi muda. Melihat peluang itu, ia mulai menjual beberapa koleksi pakaian melalui media sosial seperti Instagram dan TikTok, baik lewat siaran langsung maupun unggahan foto produk.

"Awalnya saya hanya ingin mengisi waktu luang setelah kuliah. Karena tren thrift sedang banyak diminati, saya mencoba menjual beberapa pakaian secara online," ungkap Alfia.

Usaha yang dijalankan dari rumah itu perlahan berkembang dan mendapat respons positif dari masyarakat. Alfia rutin melakukan siaran langsung di media sosial sebanyak empat kali dalam sebulan, dengan omzet sekitar Rp500 ribu setiap sesinya, atau sekitar Rp2 juta per bulan, jumlah yang cukup signifikan dibandingkan modal awal yang ia keluarkan. Banyak pelanggan, terutama mahasiswa dan pelajar, tertarik membeli karena harga yang ditawarkan relatif terjangkau namun tetap mengikuti tren fashion terkini.

Dalam menjalankan usahanya, Alfia selalu mengutamakan kualitas produk. Setiap pakaian yang akan dijual terlebih dahulu diseleksi untuk memastikan kondisinya masih baik, bersih, dan layak digunakan konsumen.

Kini, jangkauan pelanggan usaha thrift Cute Girl sudah meluas hingga Sumatera Utara, Aceh, Pulau Jawa, dan Kalimantan. Selain menawarkan harga yang ramah di kantong, koleksi pakaian yang dijual juga terus disesuaikan dengan gaya berpakaian yang sedang diminati anak muda.

Bagi Alfia, usaha ini menjadi pengalaman berharga dalam memahami kebutuhan pasar serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, sekaligus menambah bekal di dunia kewirausahaan sembari menyelesaikan kuliah.
Apakah artikel ini bermanfaat?

Komentar (0)

Tambahkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!