Lhokseumawe, 3 Juli 2026 – Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswi, Pito berhasil mendapatkan penghasilan tambahan dengan menjadi admin arisan online.
Usaha yang dikelolanya ini dinilai fleksibel karena tidak mengganggu jadwal kuliah, sekaligus memberikan keuntungan dari biaya administrasi setiap periode arisan.
Anggota arisan yang dikelola Pito berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, karyawan, hingga ibu rumah tangga, dengan sebagian besar berdomisili di Lhokseumawe dan Langkat.
Jumlah peserta biasanya meningkat pada awal tahun, menjelang Hari Raya, atau saat membuka periode arisan baru dengan nominal yang menarik.
Usaha tersebut berawal dari kepercayaan teman-temannya yang sering menitipkan tabungan kepadanya saat menjabat sebagai bendahara himpunan.
Kepercayaan itu kemudian mendorongnya membuka arisan sendiri yang mendapat sambutan baik dari banyak orang.
"Menjadi admin arisan memberikan penghasilan tambahan yang fleksibel. Selain mendapat keuntungan dari biaya administrasi, saya juga belajar mengatur keuangan, berkomunikasi dengan banyak orang, dan bertanggung jawab mengelola dana anggota," ujarnya.
Untuk memperluas jangkauan, Pito mempromosikan arisannya melalui WhatsApp, Instagram, dan TikTok, serta mengandalkan rekomendasi dari anggota lama.
Ia memilih usaha ini karena modalnya relatif kecil, waktu kerjanya fleksibel, dan tetap bisa dijalankan sambil kuliah.
"Kunci menjaga kepercayaan anggota adalah selalu transparan dalam pencatatan dana, membayar giliran arisan tepat waktu, dan memastikan semua proses berjalan dengan lancar," pungkas Pito.