Lhokseumawe, 1 Juli 2026 – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Malikussaleh menghadirkan stand membatik bertajuk Keumala Aksara pada Expo Innopreneur FEB yang berlangsung di Laboratorium Bisnis FEB Unimal, 29 Juni–2 Juli 2026.
Stand tersebut dikelola oleh Husnul Khofifah bersama Diana Akidah dan Cut Fadea Aura Audina. Dengan biaya Rp10.000, pengunjung dapat mencoba membatik menggunakan pola yang telah disediakan.
Menurut Diana Akidah, stand batik dihadirkan sebagai sesuatu yang berbeda untuk pengunjung. Melalui kegiatan ini, tim ingin memperkenalkan motif Karawang Gayo sekaligus mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih mengenal budaya lokal.
"Kami mau sesuatu yang berbeda sekaligus mau ajak pengunjung melestarikan budaya lewat proses membatik. Biasanya yang lebih dikenal adalah batik Jawa, yang kami buat ini, motif Karawang Gayo," ujarnya.
Seluruh perlengkapan membatik, mulai dari kain, canting, lilin malam, hingga pewarna, sudah disiapkan langsung oleh tim.
Hasil karya kemudian diwarnai oleh tim dan dapat dijadikan tas kecil untuk dibawa pulang sebagai cendera mata.
Mereka berharap kegiatan ini dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap batik lokal sekaligus memperkenalkan motif Karawang Gayo kepada masyarakat luas.