Lhokseumawe, 09 Juli 2026-PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) selaku pengelola jaringan Cinema XXI mencatat bisnis Food & Beverage (F&B) sebagai salah satu penyumbang pendapatan terbesar perusahaan pada kuartal I 2026 di seluruh jaringan bioskop Cinema XXI di Indonesia. Pendapatan dari penjualan makanan dan minuman mencapai Rp357,6 miliar atau meningkat 15,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan tersebut terjadi selama Januari hingga Maret 2026 seiring meningkatnya jumlah penonton bioskop serta tingginya minat pengunjung membeli produk seperti popcorn, minuman, nachos, dan paket makanan yang dijual di area bioskop.
Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, penjualan F&B memberikan kontribusi sekitar 32,6 persen dari total pendapatan Cinema XXI yang mencapai Rp1,1 triliun pada kuartal I 2026. Angka tersebut menjadikan lini F&B sebagai penyumbang pendapatan terbesar kedua setelah penjualan tiket.
Salah seorang pelanggan Cinema XXI, Dinda (22), mengaku hampir selalu membeli makanan dan minuman saat menonton film di bioskop.
“Kalau nonton pasti beli popcorn dan minuman. Selain ga ribet rasanya juga kaya jadi bagian dari pengalaman nonton di bioskop aja si” katanya.
Tren tersebut menunjukkan bahwa pengalaman menonton kini tidak hanya bergantung pada film yang ditayangkan, tetapi juga pada produk pendamping yang ditawarkan bioskop. Dengan pertumbuhan penjualan F&B yang terus meningkat, bisnis makanan dan minuman menjadi salah satu sumber pendapatan utama yang memperkuat kinerja Cinema XXI di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap hiburan di bioskop.